Mengakhiri Kelaparan



Tujuan 2 TPB adalah menghilangkan kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik, serta meningkatkan pertanian berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan tanpa kelaparan pada tahun 2030, ditetapkan target yang diukur melalui indikator. Target tersebut adalah menghilangkan kelaparan dan kekurangan gizi, menggandakan produktivitas pertanian, menjamin pertanian pangan berkelanjutan, mengelola keragaman genetik, dan meningkatkan kapasitas produktif pertanian. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mencapai target-target tersebut dijabarkan pada kebijakan, program dan kegiatan yang akan dilakukan oleh pemerintah maupun organisasi nonpemerintah.

Upaya perbaikan gizi masyarakat diantaranya adalah: (1) sosialisasi tentang manfaat pola konsumsi pangan perorangan dan masyarakat yang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) untuk hidup sehat, aktif, dan produktif, (2) peningkatan promosi perilaku masyarakat tentang kesehatan, gizi, sanitasi, kebersihan, dan pengasuhan, (3) pemberdayaan masyarakat, terutama ibu rumah tangga, untuk percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis pangan lokal (termasuk sosialisasi manfaat dan menciptakan minat atau preferensi pada konsumsi pangan ikan, hasil peternakan, sayuran, dan buah-buahan lokal), (4) perbaikan atau pengayaan gizi pangan tertentu dan penetapan persyaratan khusus mengenai komposisi pangan untuk meningkatkan kandungan gizi pangan olahan tertentu yang diperdagangkan, (5) penguatan pelaksanaan dan pengawasan regulasi dan standar gizi dan keamanan pangan, (6) penguatan integrasi intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif dengan dengan fokus utama pada 1000 hari pertama kehidupan, remaja, calon pengantin dan ibu hamil, (7) perbaikan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, remaja perempuan, dan kelompok rawan gizi lainnya, (8) penguatan sistem surveilans pangan dan gizi termasuk pemantauan pertumbuhan, (9) pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), (10) peningkatan jangkauan dan kualitas layanan kesehatan masyarakat, (11) penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat rawan pangan kronis (berpendapatan rendah) dan transien (darurat bencana).


No Urusan / Kelompok / Indikator Tahun Satuan Tanggal Update
20102011201220132014201520162017201820192020
DINAS SOSIAL, PENGENDALIAN PENDUDUK, KELUARGA BERENCANA, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
1 Data Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial PSKS
2     1. Karang Taruna00000494494494494494*494*kelompok 2019-06-14 08:58:35
3     2. Tenaga Kesejahteraan Sosial Masyarakat00000436450743743*743*743*kelompok 2018-10-14 09:17:24
4     3. Organisasi Sosial 0000035413030*30*30*organisasi 2018-10-14 09:17:50
5     4. Lembaga Swadaya Masyarakat000000***lembaga 2019-05-20 09:53:48
6 Prevalensi anemia pada ibu hamil usia 15-49 tahun00000000000
DINAS PERTANIAN, PANGAN, KELAUTAN DAN PERIKANAN
7 Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Prevalence of Undernourishment.00000000000
8 Prevalensi penduduk dengan kerawanan pangan sedang atau berat, berdasarkan pada Skala Pengalaman Kerawanan Pangan.00000000000
9 Volume produksi per tenaga kerja menurut kelas usaha tani tanaman/ peternakan/ perikanan/ kehutanan
10     1. Nilai tambah pertanian per tenaga kerja menurut kelas usaha tani tanaman/ peternakan/ perikanan/ kehutanan00000000000
11 Rata-rata pendapatan produsen pertanian skala kecil menurut subsektor.00000000000
12 Proporsi areal pertanian produktif dan berkelanjutan.
13     1. Proporsi luas lahan pertanian yang ditetapkan sebagai kawasan pertanian pangan berkelanjutan00000000000
14 Jumlah sumber daya genetik tanaman dan hewan untuk pangan dan pertanian yang disimpan di fasilitas konservasi, baik jangka menengah ataupun jangka panjang00000000000
15 Proporsi ras ternak lokal yang berisiko punah00000000000
16 Indeks orientasi pertanian IOP untuk pengeluaran pemerintah.00000000000
17 Total bantuan pembangunan ODA dan bantuan lain untuk sektor pertanian.00000000000
18 Subsidi ekspor pertanian.00000000000
19 Indikator anomali harga pangan. 00000000000
20 Kualitas konsumsi pangan yang diindikasikan oleh skor Pola Pangan Harapan PPH00000000000
DINAS KESEHATAN
21 Prevalensi stunting pendek dan sangat pendek pada anak di bawah lima tahun/balita.00000000000
22 Prevalensi wasting berat badan/tinggi badan anak pada usia kurang dari 5 tahun, berdasarkan tipe.00000000000
keterangan :
(n/a): not available (data tidak tersedia)
(*): data sementara